Rabu, 10 Desember 2025 11:05
Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Sopir/Awak Kendaraan Angkutan Kota Tasikmalaya Tahun 2025 sebagai upaya peningkatan keselamatan, kualitas pelayanan, serta kesadaran hukum bagi para pelaku transportasi umum. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya.
Acara tersebut menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Kepala BNN Kota Tasikmalaya yang diwakili oleh Ketua P2M BNN Kota Tasikmalaya, Ridwan Jumiarsa, S.Sos, serta Ketua DPC Organda Kota Tasikmalaya, H. Irwan Nurkomara.

BNN Kota Tasikmalaya
Dalam paparannya, perwakilan BNN menyampaikan berbagai materi penting terkait pencegahan penyalahgunaan narkotika. Poin-poin utama yang dijelaskan meliputi:
-
Jenis-jenis obat yang termasuk dalam golongan narkotika di Indonesia, serta dampak berbahaya yang ditimbulkannya.
-
Pihak-pihak yang dapat dikategorikan terlibat dalam penyalahgunaan atau peredaran narkotika, beserta konsekuensi hukum yang dapat dikenakan.
-
Kasus-kasus narkotika yang telah dan sedang ditangani oleh BNN, sebagai bentuk nyata ancaman penyalahgunaan narkoba di masyarakat.
-
Strategi pencegahan dan penanggulangan dampak penyalahgunaan narkotika, terutama bagi para pengemudi sebagai garda terdepan keselamatan transportasi.
Materi ini diharapkan menambah wawasan para sopir dan awak angkutan agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, sekaligus turut berperan dalam menciptakan lingkungan transportasi yang sehat dan aman.

DPC Organda Kota Tasikmalaya
Sementara itu, Ketua DPC Organda, H. Irwan Nurkomara, memberikan pemaparan terkait keselamatan jalan dan kewajiban para sopir dalam menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang. Materi yang disampaikan mencakup:
-
Pentingnya disiplin berlalu lintas dalam menjaga keselamatan diri sendiri, penumpang, serta pengguna jalan lainnya.
-
Penjelasan mendalam tentang Lima Pilar Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang menjadi kerangka kerja nasional di Indonesia, yaitu:
-
Manajemen Keselamatan Jalan
-
Jalan yang Berkeselamatan
-
Kendaraan yang Berkeselamatan
-
Pengguna Jalan yang Berkeselamatan
-
Penanganan Pra-Pasca Kecelakaan
-
Melalui pemahaman lima pilar ini, para sopir dan awak angkutan diharapkan mampu meningkatkan standar operasional keselamatan dalam melaksanakan layanan transportasi harian.
Penutup
Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan layanan angkutan kota yang lebih aman, tertib, dan profesional di Kota Tasikmalaya. Dinas Perhubungan berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh, sehingga keselamatan dan kualitas layanan angkutan kota semakin meningkat di tahun 2025.
